Selamat Datang Semoga Bermanfaat...Mhsim17.Blongspot.com
Showing posts with label Zikir. Show all posts
Showing posts with label Zikir. Show all posts

Cara Berzikir

Share |

Zikir Bagian : 3

Zikir adalah sarana untuk kita dekat dan selalu ingan Kepada Allah, karena kita selalu ingan, maka kitapun akan selalu diingat oleh Allah, mengamalkan zikir selain bermakna ibadah juga merupakan bentuk dari latihan manusia untuk selalu dekat dan mengingat Allah SWT, dengan selalu ingat maka kita akan dapat terhindar atau menghidarkan diri dari perbuatan perbuatan yang dilarang oleh agama.

Dimulai dari berlatih zikir dengan ucapan, jika latihan ini dirutinkan maka akan menjadi kebiasaan yang tertanam dalam hati. Zikir dengan ucapan dengan disertai hatinya mengikuti dan memahami apa yang dibaca oleh lisan adalah merupakan dasar dari pencapaian zikir yang Hakiki yaitu zikir seluruh anggota tubuhnya, sehingga pengamalanya hendaknya mampu mempengaruhi prilaku manusia.
Dengan kata lain, zikir itu hendaknya mampu mengarahkan pelakunya kearah positip atau mampu menuju kepuncak ahlakul karimah.

Zikir dapat dilakukan dimana dan kapan sajan, namun Agar zikir yang kita lakukan membawa pengaruh yang amat besar terhadap pelaku zikir sehingga zikir yang dilakukanya membawa efek positip dan manfaat untuk tujuan dunia maupun akherat maka ada tata cara yang harus dilakukan :


1. Badan pakaian dan tempat harus suci dari Nazis Sudah menjadi keharusan hendaklah setiap akan melakukan ibadah sebaiknya dalam keadaan suci, jadi sebelumnya ambilah wudhu dan gunakan pakaian yang terbaik dan bersih. Pakaian yang disunahkan adalah berwana putih. Memakai wewangian juga dianjurkan, tapi yang tidak mengandung alcohol.

2. Menghadap kiblat Gunakan tempat yang bersih dan duduklah bersila menghadap kiblat, ruangan yang tenang jauh dari kebisingan ( malam hari ) sangat baik digunakan untuk zikir agar hati kita dapat konsentrasi pada apa yang kita sedang baca.

3. Niatakan dengan tulus Niat sangan berperan penting dalam kita melaksanakan segala sesuatu, karena segala sesuatu tergantung dengan apa yang diniatkan, maka lakukanlah zikir dengan niat semata mata untuk mencari urusan akherat dan beribadah mencari Ridha Allah. “Bila akherat tujuanya, maka dunianya Allah Akan penuhi tapi bila tujuanya dunia maka akherat takan kamu dapati”

4. Dengan suara Rendah Berzikirlah dengan suara lirih dan rendah, janga mengeras kan suara apalagi seperti orang yang membentak bentak sehingga dapat menggangu orang lain, karena beribada sekalipun bila mengganggu orang lain tentunya tidak boleh dan akan mengurangi nilai ibadah tersebut, bahkan mungkin tiada nilainya. Ingan Allah Maha mendengar ! yang didalam batinpun Allah mengetahuinya.

5. Memahami kalimat zikir Dengan memahami tiap kalimat yang kita baca maka hati kita akan terpokus dan konsentrasi pada apa yang kita lakukan, sehingga kalimat itu akan menjadi sugesti buat pelaku zikir untuk mempitsualkan zikir tersebut hanya karena Allah.

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.(Q.S.Al-Raaf : 205 )

Hadits:
Sebaik-baik zikir dengan suara rendah dan sebaik-baik rezeki yang secukupnya. (HR. Abu Ya'la)

Zikir Hakiki

Zikir hakiki adalah puncak kesempurnaan zikir yaitu menjaga diri dari prilaku negatip dan senantiasa menjalankan hal hal yang diridhai-Nya, Zikir Hakiki adalah zikirnya seluruh batin dan anggota tubuh. Batinya selalu istiqomah mengingat kepada Allah, sedangkan anggota tubuhnya senantiasa berzikir, tanganya berzikir tidak mengambil barang yang bukan haqnya, kakinya berzikir tidak melangkah ketempat maksiat, matanya berzikir tidak memandang yang dilarang agama, begitu seterusnya.

Demikianlah pengetahuan penulis yang sedikit ini semoga membawa manfaat dan dapat diamalkan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita serta dapat digunakan untuk menjalin hubungan antara manusia dengan Allah. Mudah mudahan dengan zikir hati dan pikiran dapat menjadi tentram karena dengan zikir kita dapat mendekatkan diri dengan Allah. Tentunya Allah akan memenuhi segala keinginan dan kebutuhan kita. Insya Allah.( Zikir Ingat pada Allah)

Desember2010
www.Mhsim17.blogspot.com

Baca Selengkapnya...

Kalimat Zikir

Share |

Zikir Bagian :2

Dengan memanjatka puji serta syukur ke hadirat Allah SWT, shalawat serta salam teruntuk penghula umat Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Dengan Seizin serta mengharap Ridha-Nya, dengan keterbatasan ilmu yang ada pada penulis, Alhadulillah dapat ditulis disini dan semoga bermanfaat.

Seiring pesatnya perabadan dunia di jaman ini membuat manusia sibuk dengan rutinitas kehidupan yang semangkin rumit, mereka disibukan dengan urusan keduniawian yang jauh dari Ridha Alla SWT, mereka disibukan dengan persaingan yang semakin kisruh, disibukan dengan hanya mengejar harta dan keduduka.

Sehingga mereka lupa kehidupan yang Hakiki yaitu kehidupan di Akherat kelak, kehidupan yang penuh dengan Rahmat dan Ridha Allah.
Jika hal ini dibiarkan terus menerus maka sudah dipastikan akan membawa dampak yang negatip bagi kelangsungan hidup umat manusia dimuka bumi ini.

Sebelum hal itu berlanjut, sebaiknya kita intropeksi diri dan kembali mencari Ridha Allah SWT, hal ini dapat kita lakukan dengan memperbanyak ibadah, salah satunya adalah Zikir.

Zikir dapat kita lakukan sebagai sarana kita untuk mendekatkan diri dan mencari Ridha Allah SWT. Karena zikir itu adalah amalan yang utama, sebab zikir itu ibadah yang tidak terikan oleh waktu, tempat dan keadaan.

Zikir dapat dilakukan dengan menyebut dan mengagungkan asma allah dengan cara berulang ulang , hatinya mengikuti secara bersama sama arti dan makna kalimat zikir yang sedang dilapadkan oleh lisanya secara tartil dan kontenyu.


Kalimat untu berzikir kepada Allah SWT.

1. Dengan membaca Asma ul husnaa

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.( Q.S.Al Azhab : 41 )


قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَنَ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى وَلا تَجْهَرْ بِصَلاتِكَ وَلا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلا
Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaulhusna ( nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu ( Q.S.Al-Israa : 110 )


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, Zikir yang sebanyak-banyaknya.( Q.S.Al-Azhab : 41)

Seorang sahabat berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya syariat-syariat Islam sudah banyak bagiku. Beritahu aku sesuatu yang dapat aku menjadikannya pegangan." Nabi Saw berkata, "Biasakanlah lidahmu selalu bergerak menyebut-nyebut Allah (zikrullah)."
(HR. Ahmad dan
Tirmidzi)


2. Dengan membaca Tasbih

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْب
Dua kalimat ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan dan disukai oleh (Allah) Arrohman, yaitu kalimat: Subhanallah walhamdulillah wallailhaillah wallahu akbar.(HR. Bukhari)


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهَ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ ِمائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ عَنْهُ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ .
Dari Abu Hurairah radliyallâhu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan ‘Subhânallâhi Wa Bihamdihi’ di dalam sehari sebanyak seratus kali, niscaya akan dihapus semua dosa-dosa (kecil)-nya sekalipun sebanyak buih di lautan.” (HR.al-Bukhariy)


3. Dengan membaca;"La haula wala Quwwata illa billah."

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Hadisdz : Wahai Aba Musa, maukah aku tunjukkan ucapan dari perbendaharaan surga? Aku menjawab, "Ya." Nabi berkata, "La haula wala Quwwata illa billah." (Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)." (HR. Ibnu Hibban dan Ahmad)

الْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ: سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.
Kalimat-kalimat yang baik adalah: “Subhaanallaah, walhamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaah.”

4. Membaca kalibat : Laailaha illallah (Tiada tuhan selain Allah)

لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ
Hadisdz: Ada empat perkara, barangsiapa memilikinya Allah akan membangun untuknya rumah di surga, dan dia dalam naungan cahaya Allah yang Maha Agung. Apabila pegangan teguhnya "Laailaha illallah". Jika memperoleh kebaikan dia mengucapkan "Alhamdulillah", jika berbuat salah (dosa) dia mengucapkan "Astaghfirullah" dan jika ditimpa musibah dia berkata "Inna lillahi wainna ilaihi roji'uun." (HR. Ad-Dailami)

5. Membaca Shalawat Nabi Membaca atau zikir dengan shalawat adala merupakan perintah Allah kepada umat islam sebagaimana yang disebutkan dalam surat Al-Ahzab ayat 56, dimana Allah yang Maha Agung berselawat kepada Nabi Muhammad juga para malaikat, sebagai mahkluk Allah yang lemah, alangkah sombong dan angkuhnya jika kita tidak mau bershalawat.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya Shalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.(Q.S.Al-Ahzab :56)


قَالَ : ((مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا
Hadits :
Rasulullah bersabda: “Barang-siapa yang membaca shalawat kepada-ku sekali, Allah akan memberikan balasan shalawat kepadanya sepuluh kali.”

Desember 2010

www.Mhsim17.Blogspot.com

Baca Selengkapnya...

Pengertian Zikir

Share |

Zikir bagian. 1

Zikir bisa diartikan ingat, zikir kepada Allah berarti mengingat Allah SWT dengan menyebut nyebut nama-Nya serta mengagungkanNya.

Zikir adalah ibadah yang sangat luar biasa yang dapat membentuk hubungan yang erat antara seorang hamba dengan sang pencipta

Zikir adalah ibadah yang paling utama, merupakan ibadah tanpa batas ruang dan waktu, zikir dapat dilakukan dimana dan kapan saja baik itu di Masjid, rumah, diperjalanan, ditempat kerja ( kecuali tempat najis) pagi,siang,sore maupun malam dengan wudhu maupun tanpa wudhu.

Zikir hendaknya dilakukan semata mata ibadah dan mencari ridha Allah SWT dengan hati yang ichklas, jika suatu saat nanti ada epek positip yang ditimbulkan dari zikir yang kita lakukan anggaplah itu bonus dari Allah SWT. Disini kita akan mendapatkan dua poin, nilai pahala ibada zikir sebagai tabungan kelak diakherat dan bonus tersebut yang langsung dapat dirasakan di dunia.

Tapi apabila zikir yang kita lakukan sejak awal sudah diniatkan dengan tujuan tertentu, mungkin dapat tercapai dan Allah kabulkan sesuai dengan tujuanya, tapi tanpa bonus.

Contohnya :

seseorang melakukan zikir dengan niat agar rizkinya banyak dan lancar, bisa Allah kabulkan tapi hanya sebatas apa yang ia minta tersebut. Tapi apabila zikir yang kita lakukan kita niatkan semata mata hanya untuk beribadah dan mencari ridha Allah, kita akan mendapat nilai plus yaitu pahala zikir itu sendiri dan Allah akan mencukupi segala kebutuhannya serta efek dari zikir tersebut sebagai bonus.


Perintah Zikir

Allah berfirman :

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.(Q.S.Al-Baqarah : 152 )

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًاوَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلا
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.
(Q.S.Al-Ahzaab : 41.42 )

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.(Q.S.Al-Raaf : 205 )

فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ
ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.(Q.S.An Nisaa : 103 )

Hadits:

1. Apabila kamu melewati taman-taman surga makan dan minumlah sampai kenyang. Para sahabat lalu bertanya, "Apa yang dimaksud taman-taman surga itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Kelompok zikir (Kelompok orang yang berzikir atau majelis taklim)." (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

2. Menyebut-nyebut Allah adalah suatu penyembuhan dan menyebut-nyebut tentang manusia adalah penyakit (artinya penyakit akhlak). (HR. Al-Baihaqi)

3. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, kalau kamu selamanya bersikap seperti saat kamu ada bersamaku dan mendengarkan zikir, pasti para malaikat akan bersalaman dengan kamu di tempat tidurmu dan di jalan-jalan yang kamu lalui. Tetapi, wahai Handhalah (nama seorang sahabat) kadangkala begini dan kadangkala begitu. (Beliau mengucapkan perkataan itu kepada Handhalah hingga diulang-ulang tiga kali). (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

4. Rasulullah Saw menyebut-nyebut Allah setiap waktu (saat). (HR. Muslim)

5. Perumpamaan orang yang berzikir kepada Robbnya dan yang tidak, seumpama orang hidup dan orang mati. (HR. Bukhari dan Muslim)

6. Seorang sahabat berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya syariat-syariat Islam sudah banyak bagiku. Beritahu aku sesuatu yang dapat aku menjadikannya pegangan." Nabi Saw berkata, "Biasakanlah lidahmu selalu bergerak menyebut-nyebut Allah (zikrullah)." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Tingkata zikir

Pelaku zikir memiliki karater dan tatacara zikir yang berbeda dalam pelaksanaannya sehingga dapat digolongkan menjadi empat golongan :

1. Zikir dengan lisanya tapi hatinya kosong dengan apa yang diucapkan.

2. Zikir dengan lisanya sedangkan hatinya mengikuti dan memahami apa yang diucapkan lisan.

3. Zikir dalam hati lisanya mengikuti dengan tidak disengaja

4. Zikir dalam hati lisanya tidak membaca apapu.

Dari keempat tingkatan zikir tersebut, zikir no 1 paling tidak ada artinya yaitu zikir dengan lisanya tapi hatinya kosong dengan apa yang diucapkan lisan.

Desember 2010
www.MHsim17.blogspot.com

Baca Selengkapnya...